Bengkulu aktualklick.com Dediyanto, S, PT, MM, anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Amanat Nasional,(PAN), melaksanakan reses pertama masa sidang 2026 di Kecamatan Sungai Serut dan Muara Bangkahulu. Tema reses ini adalah “Menyerap dan Menyalurkan Aspirasi Masyarakat Kota Bengkulu”. Minggu 15/02/2026.

Dalam acara tersebut, Dediyanto mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir, termasuk Bapak Camat Muara Bangka Hulu, Bapak Lurah Bentiring Permai Susandi S.Sos, Selaku Panitia Penyelenggara, Bapak Lurah Pematang Gubernur, Dinas PUPR Kota Bengkulu, Babinkamtibmas, BPJS Kota Bengkulu Ricco Anggara, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan seluruh peserta reses DPRD Kota Bengkulu.
Reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan membahas isu-isu strategis terkait, Pembangunan, ketenagakerjaan, pendidikan, dan jaminan kesehatan. Dediyanto berharap agar kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk bekerja sama dalam kemajuan Kota Bengkulu.
Dediyanto menekankan pentingnya akses terbuka antara warga dan wakil rakyat, serta kesiapannya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
Beliau menjelaskan bahwa efisiensi anggaran dan pengurangan tunjangan PNS digunakan untuk membangun infrastruktur dan membiayai BPJS, dengan dana sebesar 14 miliar disalurkan melalui BPJS untuk membantu masyarakat.” Ucap Dediyanto”.
Dediyanto juga menyoroti kasus anak SD di NTT yang mengakhiri hidupnya karena merasa tidak ada yang mendengarkan dan membantu, serta menekankan pentingnya tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap tetangga.
Beliau juga mendukung BAZNAS Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu, serta meminta warga untuk tidak menyerah dan terus berusaha jika ada kebutuhan, terutama untuk obat-obatan. Dengan demikian, Bapak Dediyanto menunjukkan komitmennya untuk mendengarkan dan membantu masyarakat Kota Bengkulu. ” Tegas Dediyanto”.
Nurhasanah, warga RT 26 Kelurahan Bentiring Permai, memohon bantuan kepada Bapak Dedianto, anggota DPRD Kota Bengkulu, untuk memperbaiki jalan dan penerangan di daerahnya. Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang buruk membuat mereka kesulitan beraktivitas, terutama anak-anak yang pergi ke sekolah.
“Jalan kami sangat miris, belum ada penerangan lampu jalan, dan motor kami harus numpang ke depan untuk di-steam-kan agar bisa pergi ke sekolah,” ujar Nurhasanah.
Ia juga mengapresiasi adanya sertifikat tanah, namun masih membutuhkan fasilitas yang lebih baik. “Alhamdulillah sertifikatnya sudah keluar, tapi kami masih membutuhkan jalan yang bagus dan penerangan yang memadai,” tambahnya.
Nurhasanah berharap Bapak Dedianto dapat membantu memfasilitasi perbaikan jalan dan penerangan di daerahnya. ” Harapan Nurhasanah”.
Dalam Reses Ketua RT 26 Kelurahan Bentiring Permai Komplek Perumahan Azhara mengungkapkan kekecewaannya karena meskipun sudah empat kali menjabat sebagai RT dan sudah banyak proposal yang diajukan, namun pembangunan di daerahnya masih belum terealisasi. Ia merasa malu karena warga masih harus menghadapi jalan yang becek dan penerangan yang kurang.
Ia juga menyebutkan bahwa warga sudah membayar pajak ke kota, namun tidak mendapatkan pelayanan yang memadai. Bapak RT tersebut meminta bantuan kepada Bapak Dedianto untuk membantu memperbaiki jalan dan fasilitas lainnya di daerahnya.” Ucap pak RT”.

“Jadi mohon pak Helmi Hasan bantu saya karena saya sudah malu. Sepertinya saya ini tidak bekerja. Bantu saya, kasihan warga saya yang mau bekerja jalannya becek, yang mau keluar malam lampunya gelap,” ujar Bapak RT tersebut.
Ia juga menyebutkan bahwa program “Bengkulu Seribu Jalan Mulus” belum terealisasi di daerahnya, dan meminta bantuan untuk memperbaiki jalan dan fasilitas lainnya. “Harapan saya RT: Sebelum Masa Jabatan Berakhir, Semoga Warga RT 26 Bisa Rasakan Perubahan” Tegas Pak RT”.
Walikota Bengkulu, Dedi Wahyudi, merespon keinginan masyarakat, Melalui Voicenote dengan menyatakan bahwa infrastruktur jalan di daerah tersebut akan dibangun oleh PUPR pada tahun 2026. Hal ini merupakan jawaban atas keluhan warga yang masih menghadapi jalan yang buruk dan penerangan yang kurang di beberapa area, seperti yang disampaikan oleh Nurhasanah, warga RT 26 Kelurahan Bentiring Permai.
Dedi Wahyudi juga menekankan pentingnya peran media sosial dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta jajarannya untuk aktif di media sosial dan merespon keluhan masyarakat dengan cepat.
Dengan pernyataan ini, diharapkan masyarakat dapat melihat perubahan positif dalam pembangunan infrastruktur jalan di daerah mereka.” Tegas Dedy Wahyudi”.
Penulis : RJ
Editor : Heri


















