Padang aktualklick.com Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan koordinasi ke BPBD Provinsi Sumatera Barat untuk membahas penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda 16 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Pertemuan ini berfokus pada pertukaran pengalaman dan koordinasi terkait penanganan bencana tersebut. Kamis 15/1/2026.

Saat ini, 13 wilayah di Sumatera Barat telah menetapkan status tanggap darurat dan mulai memasuki masa transisi pemulihan yang direncanakan berlangsung hingga Maret 2026. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjelaskan bahwa kunci keberhasilan penanganan terletak pada kekompakan unsur Forkopimda di bawah komando posko yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, serta dukungan penuh dari BNPB dan kementerian terkait.
Usin Abdisyah Putra Sambiring, SH, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, mengapresiasi efektivitas langkah-langkah yang diambil Sumatera Barat, terutama terkait percepatan konsolidasi bantuan dan penyusunan dokumen rencana rehabilitasi serta rekonstruksi. “Kami berharap dapat menerapkan strategi serupa di Bengkulu untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana,” katanya.
Diskusi juga menyoroti pentingnya penyusunan rencana kontinjensi untuk menghadapi potensi bencana serupa di masa depan. “Pertemuan ini menekankan pentingnya perhatian terhadap pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, seperti penyediaan hunian sementara, bantuan bagi sektor pertanian yang terdampak, serta skema beasiswa pendidikan bagi keluarga korban,” tambah Usin.
Kedua pihak sepakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG dan memperkuat kerja sama dalam mitigasi bencana guna meminimalisir risiko bagi masyarakat di kedua provinsi.
Penulis : Rina Juniati S.I.Kom
Etitor : Heri
















