Bengkulu aktualklick.com Anggota DPRD Kota Bengkulu, Solihin Adnan dari Partai Gerindra, kembali turun langsung menemui masyarakat melalui kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2025, daerah pemilihan IV yang digelar di Kelurahan Nusa Indah, Kecamatan Ratu Samban, Minggu (7/12/2025).

Solihin hadir untuk mendengar secara langsung kebutuhan warga sekaligus memastikan aspirasi tersebut dapat diperjuangkan di tingkat legislatif.
Dalam kegiatan yang dihadiri masyarakat lintas unsur tersebut, berbagai persoalan mendasar di Kota Bengkulu mencuat, terutama terkait infrastruktur lingkungan. Solihin Adnan menyoroti maraknya video keluhan warga di media sosial mengenai kondisi jalan rusak dan persoalan sampah. Ia menegaskan bahwa reses menjadi wadah resmi bagi anggota dewan untuk menampung dan meneruskan aspirasi masyarakat melalui jalur perencanaan pembangunan daerah.
Salah satu keluhan utama datang dari warga Kelurahan Tanah Patah yang meminta perhatian serius terhadap titik jalan di kawasan Gang-gang yang berbatasan dengan Kebun Tebeng, Tanah Patah, dan Jembatan Kecil. Titik strategis ini menjadi jalur aktivitas warga dan kerap tergenang air ketika hujan. Warga berharap perbaikan wilayah tersebut tidak tertinggal, terutama setelah proyek perbaikan di Jembatan Jalan Kebun Tebeng rampung.
Selain itu, warga Kuala Alam juga menyampaikan kebutuhan pengaspalan dari arah Tanah Patah menuju perbatasan Lempuing RT 14. Kondisi jalan yang rendah dan sering tergenang banjir dinilai sangat menghambat mobilitas masyarakat. Aduan lainnya meliputi jembatan berlubang di RT 2 Lempuing yang telah menyebabkan warga terjatuh, serta minimnya penerangan jalan umum di beberapa titik.
Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan Kota Bengkulu turut hadir untuk merespons langsung berbagai keluhan tersebut. Baik Solihin maupun Vinna menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan mereka bawa ke pembahasan internal DPRD serta diusulkan dalam program pembangunan pemerintah kota.
“Kami komit untuk memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan. Namun kami juga berharap masyarakat memahami jika beberapa kebutuhan belum bisa langsung terealisasi karena kondisi keuangan daerah masih dalam tahap efisiensi,” ujar Solihin”.
Solihin Adnan menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum bagi mereka untuk memastikan suara warga benar-benar didengar dan menjadi dasar prioritas pembangunan Kota Bengkulu ke depan.” Tegas Solihin”.
Penulis : Rina Juniati
Editor : Heri
















