Pinang Raya –aktualklick.com Suasana penuh suka cita dan kebersamaan menyelimuti Dusun Sumber Mukti, Desa Air Sebayur, Kecamatan Pinang Raya, saat ratusan warga menggelar tasyakuran sedekah bumi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya hasil bumi yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat, Minggu (25/1/26).
Kegiatan yang sarat nilai budaya ini menjadi momentum kebahagiaan bersama warga. Berbagai hasil bumi seperti padi, sayur-mayur, buah-buahan, dan hasil alam lainnya diarak keliling dusun sebelum akhirnya didoakan dan dinikmati bersama, mencerminkan rasa syukur sekaligus harapan akan keberkahan di masa mendatang.
Ketua panitia kegiatan sekaligus Kepala Dusun Sumber Mukti, Parlan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya sedekah bumi yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Ia mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, acara sedekah bumi tahun ini berjalan lancar dan disambut antusias oleh warga. Ini bukti bahwa kebersamaan dan rasa syukur masih sangat kuat di tengah masyarakat Dusun Sumber Mukti,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Air Sebayur, Hariyono, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat, serta secara khusus mengapresiasi Ibu Wahyu yang menjadi donatur utama dalam kegiatan tasyakuran sedekah bumi tersebut.
“Ibu Wahyu adalah sosok yang sangat peduli terhadap masyarakat Dusun Sumber Mukti. Meskipun berasal dari Bengkulu, kepeduliannya terhadap pelestarian budaya dan kebersamaan warga patut kita apresiasi,” kata Hariyono.
Ia menegaskan bahwa tradisi sedekah bumi bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil bumi yang telah menghidupi masyarakat selama ini.
“Sedekah bumi ini adalah ungkapan terima kasih kita kepada Tuhan atas rezeki yang kita terima, mulai dari padi, sayur-mayur, buah-buahan, hingga hasil alam lainnya. Tradisi ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan menjaga keharmonisan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hariyono menyebutkan bahwa sedekah bumi merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur karena mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu ikatan kebersamaan.
“Tradisi ini harus terus kita lestarikan agar masyarakat Desa Air Sebayur, khususnya Dusun Sumber Mukti, senantiasa hidup rukun, damai, dan harmonis,” tuturnya.
Ia juga berharap ke depan kegiatan sedekah bumi dapat dilaksanakan secara lebih luas dengan melibatkan seluruh dusun di Desa Air Sebayur.
“Mudah-mudahan ke depan sedekah bumi ini bisa kita laksanakan bersama-sama dalam satu wadah desa, sehingga seluruh dusun dapat bersatu merayakan rasa syukur atas hasil bumi yang kita miliki,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa Antoni yang mewakili Koramil, Ketua Adat Giri, para ketua RT, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Dusun Sumber Mukti yang memadati lokasi acara.
Antusiasme masyarakat tampak sangat tinggi, terutama saat prosesi arak-arakan hasil bumi yang menjadi puncak acara. Gundukan hasil bumi yang telah didoakan kemudian diperebutkan warga dengan penuh kegembiraan, menciptakan suasana meriah yang sarat makna kebersamaan.
Salah seorang warga, Wita, mengungkapkan kebahagiaannya bisa ikut serta dalam tradisi tersebut. Ia berharap sedekah bumi dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
“Acara ini membuat kami semakin rukun dan bersyukur. Semoga sedekah bumi terus dilaksanakan dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Dengan digelarnya tasyakuran sedekah bumi ini, masyarakat Dusun Sumber Mukti berharap hasil pertanian ke depan semakin melimpah, kehidupan warga semakin sejahtera, serta nilai-nilai budaya dan gotong royong tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
Penulis : HG
















