Bengkulu aktualklick.com Masyarakat Enggano merasa kesal karena Pemerintah Provinsi Bengkulu dinilai lambat dalam menanggapi masalah transportasi kapal yang sudah lebih dari 3 bulan tidak beroperasi. Hal ini berdampak pada ekonomi dan kehidupan sehari-hari masyarakat Enggano.Sabtu 31/5/2025.
Ishak, warga Desa Malakoni, mengeluhkan pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai yang menyebabkan tidak ada aktivitas perkapalan, serta sulitnya mendapatkan pelayanan kesehatan untuk berobat ke Bengkulu.
Larangan kapal ikan mengangkut penumpang semakin mempersulit situasi. Masyarakat Enggano berharap Gubernur Bengkulu, Bupati Bengkulu Utara, dan stakeholder terkait dapat memberikan solusi dan kebijakan untuk mengatasi masalah ini.” Tegas Ishak”.
















