Bengkulu aktualklick.com Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, bertemu dengan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Erika Retnowati, untuk membahas solusi permanen mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Bengkulu.rabu4/4/2025.

Mereka menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mencegah gangguan distribusi energi di masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Helmi Hasan menyoroti beberapa poin penting
Kelangkaan BBM, Penyebab utama kelangkaan BBM adalah gangguan distribusi dari Palembang ke Depo Pertamina Lubuk Linggau, yang berdampak pada stok BBM di Bengkulu.
Upaya Pemulihan, Pertamina telah melakukan upaya pemulihan sejak 23 Mei 2025 untuk menormalkan stok BBM di Depo Lubuk Linggau.
Gubernur Helmi Hasan menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi intensif dengan BPH Migas dan pihak terkait untuk mencegah kelangkaan BBM terulang.
Penambahan Kuota, Pemprov Bengkulu juga akan mengajukan tambahan kuota BBM sesuai kebutuhan kendaraan yang ada.
BPH Migas sendiri telah berkomitmen untuk memastikan kelancaran penyaluran BBM di Bengkulu melalui diskusi dengan Pertamina Patra Niaga untuk memitigasi masalah yang mungkin timbul.”tegas Helmi Hasan”.
















